Rabu, 04 Agustus 2010

Pelayanan Imunisasi

  1. Pelayanan Imunisasi
1.      Pengertian Umum
a.      Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak ia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut
b.      Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan di atas ambang perlindungan
c.      Imunisasi lanjutan adalah imunisasi ulangan untuk mempertahankan tingkat kekebalan di atas ambang perlidungan atau untuk memperpanjang masa perlindungan
d.      Universal Child Immunization yang selanjutnya disebut UCI adalah suatu keadaan tercapainya imunisasi dasar secara lengkap pada semua bayi. Bayi adalah anak di bawah umur 1 tahun
e.      Vaksin adalah suatu produk biologik yang terbuat dari kuman, komponen kuman, atau racun kuman yang telah dilemahkan atau dimatikan dan berguna untuk merangsang kekebalan tubuh seseorang.

2.  Sasaran
      Jenis-jenis penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) melalui pemberian imunisasi meliputi penyakit menular tertentu.
1)      Jenis-jenis penyakit menular tertentu sebagaimana dimaksud meliputi penyakit tuberculosis, difteri, pertusis, campak, polio, hepatitis B, hepatitis A, meningitis meningokokus, haemophilus influenzae tipe b, kolera, rabies, japanese encephalitis, tifus abdominalis, rubbella, varicella, pneumoni pneumokokus, yellow fever, shingellosis, parotitis epidemica.
2)      Jenis-jenis penyakit menular yang saat ini masuk ke dalam program imunisasi adalah tuberculosis, difteri, pertusis, polio, campak, tetanus, dan hepatitis B.
Sasaran berdasarkan usia yang diimunisasi:
1)      Imunisasi rutin
a)      Bayi (di bawah satu tahun)
b)      Wanita Usia Subur (WUS) ialah wanita berusia 15-39 tahun, termasuk ibu hamil (bumil) dan calon pengantin (catin)
c)      Anak usia sekolah dasar
2)      Imunisasi tambahan: bayi dan anak
Sasaran berdasarkan tingkat kekebalan yang ditimbulkan:
1)      Imunisasi dasar: bayi
2)      Imunisasi lanjutan
a)      Anak usia sekolah dasar
b)      Wanita usia subur
Sasaran wilayah/lokasi: seluruh desa/kelurahan di wilayah Indonesia.

Tabel 2.5 Jadwal Pemberian Imunisasi pada Bayi dengan Menggunakan Vaksin DPT dan HB dalam Bentuk Terpisah, Menurut Tempat Lahir Bayi
Umur
Vaksin
Tempat
Bayi lahir di rumah:
0 bulan
HB1
Rumah
1 bulan
BCG, Polio1
Posyandu*
2 bulan
DPT1, HB2, Polio2
Posyandu*
3 bulan
DPT2, HB3, Polio3
Posyandu*
4 bulan
DPT3, Polio4
Posyandu*
9 bulan
Campak
Posyandu*
Bayi lahir di RS/RB/Bidan Praktik:
0 bulan
HB1, Polio1, BCG
RS/RB/Bidan
2 bulan
DPT1, HB2, Polio2
RS/RB/Bidan#
3 bulan
DPT2, HB3, Polio3
RS/RB/Bidan#
4 bulan
DPT3, Polio4
RS/RB/Bidan#
9 bulan
Campak
RS/RB/Bidan#


Keterangan           *: atau tempat pelayanan lain
                              #: atau posyandu
Pelayanan imunisasi rutin dapat dilaksanakan di beberapa tempat, antara lain:
a.      Pelayanan imunisasi di komponen statis (Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Rumah Sakit, dan Rumah Bersalin). Pelayanan ini merupakan pendekatan yang ideal di mana sasaran datang mencari pelayanan
b.      Pelayanan imunisasi rutin dapat juga diselenggarakan oleh swasta seperti:
1)      Rumah sakit swasta
2)      Dokter praktik/bidan praktik

Tabel 2.6 Jadwal Pemberian Imunisasi pada Bayi dengan Menggunakan Vaksin DPT dan HB dalam Bentuk Terpisah, Menurut Frekuensi dan Selang Waktu dan Umur Pemberian

Vaksin
Pemberian Imunisasi
Selang Waktu Pemberian Imunisasi
Umur
Keterangan
BCG
1x
-
0-11 bulan

DPT
3x (DPT 1, 2, 3)
4 minggu
2-11 bulan

POLIO
4x (POL 1, 2, 3, 4)
4 minggu
0-11 bulan

CAMPAK
1x
-
9-11 bulan

HEP. B
3x (HEP. B 1, 2, 3)
4 minggu
0-11 bulan
Untuk bayi lahir di RS/Pusk/RB/Rumah oleh Nakes Pelaksana HB segera diberikan dalam 24 jam pertama kelahiran, vaksin BCG, Polio diberikan sebelum bayi pulang ke rumah

1.      Persentase Desa yang Mencapai Universal Child Immunization (UCI)
Desa atau Kelurahan UCI adalah desa/ kelurahan dimana minimal 80% dari jumlah bayi yang ada di desa/ kelurahan tersebut sudah memperoleh imunisasi dasar lengkap. Imunisasi dasar lengkap pada bayi (0-11 bulan) meliputi: 1 dosis BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis polio, 3 dosis Hepatitis B dan 1 dosis campak.


2.      Cakupan Imunisasi Bayi
Tujuan program imunisasi adalah menurunkan angka kesakitan, kematian, dan kecacatan bayi, anak, dan balita akibat penyakit PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) seperti penyakit TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio Hepatitis B, dan Campak. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar