Rabu, 04 Agustus 2010

Nyamuk Toxorhinchites spendens

Toxorhinchites spendens
Tx. spendens memiliki ukurannya lebih besar dibandingkan spesies nyamuk lain. Selain itu Tx. spendens tidak menghisap darah seperti nyamuk pada umumnya. Klasifikasi Toxorhinchites spendens:
Filum     : Arthropoda
      Kelas     : Insecta
            Ordo       : Diptera
                  Sub ordo     : Nematocera
                        Famili         : Culicidae
                                    Genus                 : Toxorhynchites
                                          Sub genus   : Toxorhynchites
                                                Spesies  :Toxorhynchites spendens(1)

Stadium larva Toxorhynchites spendens mempunyai empat tahap perkembangbiakan, yaitu instar I, II , III, dan IV. Pada masing-masing perubahan instar akan mengalami pergantian kulit. Sama seperti ukuran nyamuk Toxorhynchites spendens yang besar, ukuran larvanya juga besar jika dibandingkan larva nyamuk pada umumnya. Berdasarkan penelitian, larva Tx. spendens dapat memakan berbagai jenis larva Anopheles sp, Culex sp dan Aedes spp. Jika dalam satu kontainer habitat larva Tx. spendens terdapat larva Anopheles sp, Cx. Quinquefasciatus, dan Ae. aegypti, larva Tx. spendens lebih memilih memangsa Aedes aegypti. Ini karena larva Ae. aegypti lebih aktif bergerak sedangkan larva Tx. spendens  cenderung bersifat pasif.
Larva Tx. spendens juga mempunyai kemampuan beradaptasi dengan lingkungan. Terlihat ketika di lingkungan tempat hidupnya tidak terdapat mangsa, larva Tx. spendens mampu menggunakan sisa-sisa bahan organik sebagai sumber nutrisi. Larva ini mempunyai kemampuan bertahan hidup yang cukup lama pada kondisi lingkungan tanpa nutrisi. Larva Tx. spendens  pada instar I, II , III, dan IV masing-masing mampu bertahan hidup hingga sekitar 7, 14, 19, dan 54 hari.
Sebagaimana nyamuk lainnya, Tx. spendens mempunyai siklus hidup yang sempurnya, mulai perkembangan telur, larva, pupa, dan nyamuk dewasa. Bedanya, waktu untuk menyelesaikan satu siklus hidupnya lebih lama daripada nyamuk lain. Waktu yang dibutuhkan untuk perkembangan dari instar I menjadi pupa sekitar 30 hari, tergantung pada ketersediaan mangsa di sekitar habitatnya. Habitat nyamuk Tx. spendens berupa kebun. Pada stadium larva biasa ditemukan di bekas potongan bambu, bekas tempurung kelapa, dan ketiak daun yang terisi air.

BY... S. A. MartHa

1 komentar:

  1. Waw...Surprise Sab!
    Aq nyari refferensi Toxor, taunya dikau yg punya Blog.
    btw,, lumayan infonya :)

    BalasHapus